GuidePedia

0
BANJARNEGARA (15/8) – Ketua Bidang Kaderisasi DPW PKS Jawa Tengah, Ustadz Jasiman Lc mengingatkan bahwa militansi kader dakwah sangat ditentukan oleh akidah kader yang lurus. Hal itu disampaikan Ustadz Jasiman Lc dalam acara Sarasehan dan Sosialisasi Hasil Musyawarah Majelis Syuro  Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 2015 yang dilaksanakan Sabtu (15/8) di Plumbon Room Surya Yudha Park Banjarnegara.

Di hadapan puluhan kader PKS Banjarnegara, Jasiman menegaskan bahwa naik turunnya semangat kader adalah sebuah keniscayaan.

“Zaman para nabi, pengikutnya juga naik turun semangatnya. Namun keyakinan pada Allah yang tinggilah yang menjadi jaminan keselamatan untuk mereka,” ujar Jasiman.

Jasiman menambahkan, dengan sisi kelemahan yang ada pada setiap kader, maka berjamaah adalah satu-satunya pilihan aman, agar jamaah turut menjaga keimanan kita.

“Berlindunglah kepada Allah, dan bergabunglah bersama jamaah sebagai biah (lingkungan) yang baik. Ikuti aktivitas jamaah, yang nongkrong-nya saja mampu mendekatkan diri kepada Allah,” imbuh Jasiman.

Dalam kesempatan tersebut, Jasiman juga menyampaikan hasil Musyawarah Majelis Syuro DPP PKS yang menyepakati Ustadz Dr Salim Segaf Al Jufri sebagai Ketua Dewan Syuro, serta Dr Sohibul Iman sebagai Presiden PKS baru menggantikan Ustadz Hilmi Aminudin serta M Anis Matta.

“Kita berharap agar lebih banyak lagi kader yang berperan dalam Majelis Syuro DPP PKS, agar makin banyak orang tahu hebatnya PKS dalam hal kepemimpinan. Kita tidak ada riak sama sekali dalam proses suksesi kepemimpinan partai. Jauh dari konflik sebagaimana partai lain, karena semua dimusyawarahkan berdasar akal sehat serta kepakaran dari para Anggota Majelis Syuro,” tendas Jasiman.

Ketua DPD PKS Banjarnegara Broto Agung Saputro dalam sambutannya berharap, kader PKS Banjarnegara mampu melakukan tiga pilar gerakan kaderisasi.

“Ranah kaderisasi harus mampu menambah kualitas, kuantitas, serta persebaran kader yang merata. Dengan tiga hal tersebut, kemenangan dakwah akan dapat teraih,” jelas Broto.

Selain sosialisasi, di akhir acara Bendahara DPD PKS Banjarnegara M Al Akhyar juga membagikan 35 beasiswa bagi kader PKS yang anaknya memasuki jenjang sekolah baru.

“Beasiswa ini berasal dari Ziswaf (zakat, infaq, shadaqah, dan wakaf) yang digalang oleh DPD PKS Banjarneara. Sehingga semakin banyak Ziswaf yang terkumpul, akan semakin banyak kader yang kita bantu, terutama bagi mereka yang sedang menyekolahkan anaknya pada tahun ajaran baru ini,” jelas Akhyar.

Sumber: Humas PKS Jawa Tengah


Post a Comment

 
Top