GuidePedia

0
BATAM (17/12) - Pencoblosan Pemilukada sudah usai. Ketua DPD PKS Batam, Syaifudin Fauzi mengharapkan seluruh pendukung kandidat Walikota-Wakil Walikota Batam 2016-2021 untuk saling memaafkan apabila terjadi gesekan selama berusaha memenangkan calonnya masing-masing.

"Agama mengajarkan kita untuk saling memaafkan apabila ada kesalahan. Kita semua adalah bersaudara," ungkap Fauzi di Batam, Kamis (17/12).

Fauzi menjelaskan gesekan fisik dan perasaan antarpendukung selama masa kampanye untuk segera diakhiri. Biarkan kita sebagai bagian dari masyarakat Batam melihat dan mengawasi dengan kritis proses-proses selanjutnya.

Ia mengharapkan masyarakat Batam untuk lebih dewasa dalam berpolitik. Jangan sampai pencoblosan yang sudah selesai namun antartetangga tidak saling sapa.

“Jangan sampai puncak Pilkada sudah dilalui namun antartetangga tidak akur dan tidak mau gotong royong hanya karena beda arah politik,” tambahnya.

Menang dan kalah dalam perlombaan, lanjut Fauzi, adalah sesuatu yang pasti terjadi. Untuk itu harus dipersiapkan stok syukur dan stok kesabaran.

“Bagi masyarakat yang jagoannya menang versi quick count maupun real count harus mensyukurinya dengan sewajarnya. Pun bagi masyarakat yang calonnya belum beruntung untuk memupuk kesabaran untuk menerimanya,” ujarnya.

Meski demikian, masih kata Fauzi, apabila ada pasangan yang ingin menggugat pun tetap diperbolehkan, karena hal tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku. Menggugat di sini konteksnya adalah dimungkinkan ditemukannya adanya pelanggaran, bukan karena dendam dan lainnya.

“Hal itu baik untuk menciptakan pemilukada yang semakin berkualitas di masa yang akan datang,” tambahnya.

Fauzi menambahkan saat ini gugatan dalam proses politik sudah menjadi ranah tim sukses masing-masing kandidat.


“Khusus untuk masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan mengikuti dengan kritis, dan bisa tetap rukun dengan warga lainnya yang berbeda dukungan,” pungkasnya.

Post a Comment

 
Top