GuidePedia

1

Bandar Lampung (10/2) -- Ketua Komisi II DPRD Lampung, Hantoni Hasan dalam rapat dengar pendapat dengan Biro Hukum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan Dinas Koperasi UMKM di Ruang Rapat Komisi II DPRD Lampung, Rabu (10/2), mengatakan bahwa dalam rangka melindungi keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dirinya beserta anggota Komisi II yang lain mendorong lahirnya Peraturan Daerah tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

“Masyarakat Ekonomi ASEAN resmi berlaku tahun ini, tentu sebagai wakil rakyat kami berkepentingan agar UMKM bisa maju dan berkembang. Perlindungan yang diharapkan dapat di-cover Perda ini diantaranya peningkatan kualitas produk, jaminan pasar dan peningkatan kualitas SDM,” kata Hantoni.

Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah PKS Lampung ini juga menjelaskan bahwa barang-barang kelas UMKM produksi luar negeri tampaknya begitu bebas masuk dan membanjiri pasar lokal. Secara kasat mata mengganggu pasar bagi produk-produk lokal.

“Secara kualitas, produk UMKM kita sesungguhnya tidak kalah kualitasnya, namun mungkin karena kurang promosi dan seterusnya menjadi kalah bersaing, termasuk mungkin kita sendiri yang kurang peduli dan bangga dengan produk lokal,” jelas Hantoni.

Untuk itu menurutnya sebagai upaya membantu melindungi keberadaan UMKM di Provinsi Lampung yang berjumlah 375 ribu, Komisi II DPRD Lampung serius menggodok Raperda Pembinaan dan Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Prov. Lampung, Akhmadi Sumaryanto menuturkan jika latar belakang pembahasan Raperda tentang Pembinaan dan Pengembangan UMKM berawal dari pembahasan Raperda Koperasi dan UMKM yang mandek karena payung hukum diatasnya, yakni Undang-Undang Koperasi di judicial review di Mahkamah Konstitusi.

“Untuk mengatasi kemandekan pembahasan, kami berinisiatif mengeluarkan substansi tentang UMKM dari Raperda Koperasi dan UMKM, kemudian menjadi Raperda tersendiri dengan nama Raperda Pembinaan dan Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah,” tutup Wakil Ketua Fraksi PKS Lampung tersebut.



Keterangan Foto: Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Akhmadi Sumaryanto

Post a Comment

 
Top