GuidePedia

0



Siapa tidak kenal dengan Imam Bukhori?  Beliaulah Ahli hadist yang keharuman namanya selalu dikenang.

Sejak kecil sering mengalami masalah pada matanya,  hingga menjadi buta.
Dengan penuh tulus dan kasih sayang   ibunya selalu berdoa untuk kesembuhan Imam Bukhori, sampai suatu masa ibunya bermimpi,  bertemu dengan Nabi Ibrahim as. Nabi Ibrahim berkata :" Wahai perempuan, Allah akan menyembuhkan mata anakmu"  .
Dan ternyata tidak berapa lama, Imam Bukhori kecil bisa melihat kembali,  matanya sembuh.

Doa adalah senjata seorang mukmin. Ibarat peperangan,  kehidupan ini akan selalu membutuhkan senjata, agar dapat mengalahkan musuh .
Terlalu banyak " musuh" yang kita hadapi dalam kehidupan ini,  yang berusaha menyimpangkan kita,  anak anak kita, keluarga kita dari jalan kebenaran.

Musuh kehidupan bisa berupa materi yang memperdayakan, tayangan-tayangan yang merusak nilai dan akhlak, pergaulan yang serba hedonis, dan secara fisik boleh  jadi ada diantara mereka yang ingin mencelakakan kita,  dengan berbagai alasan.

Tengoklah film film kartun yang ditonton anak anak,  betapa banyak tayangan kurang mendidik dan bertentangan dengan akhlak . Doraemon mengajarkan "segala sesuatu dapat diperoleh dengan mudah hanya dengan kantong ajaib, tanpa perlu perjuangan. Sinchan mencontohkan perilaku  dan bahasa yang tidak baik / sopan,  dan masih banyak yang lain. Maka tak heran, jika muncul generasi yang bermental mudah menyerah, tidak sopan dan tak bisa menghargai orang lain.

Untuk membentengi anak2 kita dari musuh musuh tersebut, doa orang tua, apalagi ibu,  memberikan pengaruh yang sangat besar bagi keberhasilan anak, agar tumbuh menjadi anak yang shalih sekaligus muslih, anak yang cerdas secara akal, mulia akhlaknya, berkepribadian kokoh, menjadi pelopor untuk proyek proyek kebaikan.

Wahai para orang tua,  wahai ayah,  wahai ibu, rintihan doamu di malam hari, adalah energi besar untuk anak2 mu, munajatmu di sepertiga malam, menjadi embun sejuk yang akan menepis segala duka anakmu,  bait bait curhatmu pada sang pengatur urusan, laksana lentera yang akan menerangi jalan panjang kehidupan bagi anak-anakmu.

Jangan sekali kali karena  kelemahan dan kebandelan anak , membuat orang tua menjadi  hilang kendali hingga terlontar kalimat " kutukan".  Jaga baik baik lisan kita, agar apa yang keluar hanyalah doa doa terbaik untuk anak2 kita,  nasehat yang menyejukkan, bimbingan yang akan memantapkan langkah mereka.

Ibunda Sofyan Tsauri ( seorang ulama tabiin'),  menasehati anaknya saat hendak menuntut ilmu, dengan nasehat yang indah,

Di antara ucapan ibunya adalah “Anakku, jika engkau menulis 10 huruf, lihatlah!Apakah kau jumpai dalam dirimu bertambah rasa takutmu (kepada Allah), kelemah-lembutanmu, dan ketenanganmu? Jika tidak kau dapati hal itu, ketahuilah ilmu yang kau catat berakibat buruk bagimu. Ia tidak bermanfaat bagimu"

Anak anak kita akan terus mengarungi kehidupan yang sangat mungkin lebih kompleks dari zaman kita,  maka doa kita adalah senjata yang sangat ampuh.

Detik detik penuh makna di bulan Ramadhan ini, tak semestinya lewat tanpa untaian doa indah untuk anak anak kita.

Ya Rabbi,  bimbinglah selalu langkah mereka, menuju ridho-Mu. aamiin.



16 Ramadhan 1438 H
@ Sri Kusnaeni



Antara Al Falah dan Abdurahman Fakhro,

Post a Comment

 
Top