GuidePedia

0


Jakarta (19/6) - Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat DPP PKS Fahmy Alaydroes menilai persoalan utama pendidikan nasional kita sesungguhnya bukan melulu pada masalah rentang masa belajar siswa separuh hari atau pun sepenuh hari.
"Persoalan utama terletak pada kurikulum dan kompetensi guru. Apalagi penerapan fullday school juga menuntut konsekuensi dan implikasi yang tidak sederhana," kata Fahmy di Gedung DPP PKS, Jln. TB Simatupang No.82 Jakarta Selatan, Senin (19/6/2017).
Oleh sebab itu, kata dia, harus ada kesiapan sekolah dan guru untuk mengelola jam belajar sepenuh hari.
"Yang kedua harus ada kesiapan fasilitas sekolah yang memadai, terkait rentang keberadaan siswa di sekolah sampai sore hari. Siswa perlu makan, perlu ruang dan halaman yang nyaman, perlu tempat ibadah (bagi siswa muslim), dan sebagainya," ujar Fahmy.
Kurikulum pendidikan nasional yang paling akhir, kata dia, juga belum lagi tuntas. Masih banyak ketidakjelasan dan konstruksi yang belum kokoh. Arah kebijakan kurikulum sangat mudah berganti, seiring dengan pergantian Menteri.
"Tentu saja, implikasinya menjadi serius. Banyak sekolah dan guru menjadi kebingungan," ungkapnya.

Post a Comment

 
Top