GuidePedia

0

Seorang shahabat Rasulullah saw , Rabiah bin Kaab Al Aslamy,  pernah bermalam bersama beliau, membantu menyiapkan air wudhu dan keperluan Rasul lainnya.
Dengan kasih sayang Rasul menyampaikan "Wahai Rabiah, mintalah "

" Ya Rasulullah, doakan aku agar bisa mendampingimu di syurga"jawab Kaab.

Maka Rasul saw menjawab,  "bantu aku untuk terkabulnya permintaanmu, dengan memperbanyak sujud"

Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk kita memperbanyak sujud, dengan memperbanyak sholat sholat sunah.

Saat sujud, hiruk pikuk dunia seolah lenyap, pikiran terasa tenang, hati khusyu . Indahnya sujud, kening / kepala yang terbiasa di atas, kini kita tempelkan pada tanah dan lantai yang sehari hari kita injak.  adakah lagi kesombongan bagi orang yang rajin bersujud?

Bukanlah diri ini tidak ada bedanya dengan seonggok tanah yang kita injak.

Iblis menjadi dilaknat Allah swt adalah karena kesombonganya. Membangkang perintah Allah untuk bersujud pada Adam as karena merasa lebih baik lebih hebat .


Pada surat Al-'A`rāf ayat 12 - Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?" Menjawab iblis "Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah".


Memperbanyak sujud , akan membentuk diri menjadi pribadi yang tawadhu,  khusyu dan penuh konsentrasi .

Jadikan Ramadhan kita sebagai proyek memperbanyak sujud, inilah saat saat terdekat hamba dengan Sang Pencipta.

Selamat bersujud


@srikusnaeni
Bukit Cimanggu City,
11 Ramadhan 1438 H

Post a Comment

 
Top