GuidePedia

0

Medan - DPW PKS Sumatera Utara mengadakan Pelatihan Perempuan Siaga (Latansa) yang diikuti 341 peserta di area Balai Diklat Pertanian Provinsi Sumut, Ahad (31/3/2019).
Acara yang berlangsung 12 jam, pukul 06.00-18.00 tersebut diikuti para kader perempuan senior PKS dari Medan, Deli Serdang, Binjai dan Langkat. Menurut panitia, peserta membludak dari target awal panitia 250 peserta.
"Mayoritas peserta adalah emak-emak PKS, yang sebagian di antara mereka, bahkan sudah nenek-nenek, punya cucu. Namun, alhamdulilah mereka semua antusias mengikuti acara ini," ungkap Ketua Panitia Latansa PKS Sumut 2019 Nurul Hasanah Harahap.
Disebutkannya, bahwa acara tersebut ditujukan untuk menggembleng fisik para kader perempuan PKS dalam menyongsong kemenangan PKS pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.
"Bila selama ini kami mendapat penguatan ruhiah dan fikriah, melalui pengajian rutin maka lewat acara ini fisik kami yang digodok," ujar Nurul.
Dalam acara tersebut peserta diberikan materi Pelatihan Baris Berbaris (PBB), Bela Diri Praktis Emak-emak, Family Rescue, Siaga Bencana dan Games Kemenangan.
"Keseluruhan materi sudah kita rencana dengan matang agar bisa diterima oleh setiap peserta sejak awal acara yang dimulai dengan Sarapan Bersama, Senam dan Apel Siaga," paparnya.
Sementara itu Ketua Umum DPW PKS Sumut DR. Hariyanto dalam sambutannya saat Apel Siaga mengungkapkan bahwa selama ini perempuan PKS sudah dikenal sebagai perempuan kuat.
"Selama ini para perempuan PKS sudah dikenal aktif di masyarakat, apalagi saat menjelang Pemilu, untuk itu setiap kita harus menjaga fisik agar senantiasa kondisi siap dan siaga," paparnya.
Lebih jauh, disebutkan Hariyanto, bahwa dari sejarah Rasulullah, Muhammad SAW bisa diketahui peran besar perempuan dalam perjuangan dakwah.
"Ada Sumayyah, syahidah pertama, ada Khadijah yang mendukung total Rasulullah, ada Aisyah dan banyak nama lainnya. Makanya kita termasuk yang berpandangan bahwa perempuan tak harus di rumah, perempuan punya potensi sama dengan lelaki dalam beramal kebaikan," paparnya.
Disebutkannya bahwa Pemilu kali ini adalah kondisi terbaik PKS sejak ikut Pemilu 1999.
"Saat ini di mana-mana umat menanti-nanti kita, mereka menaruh harapan besar kepada kita, itu semua kita rasakan bersama. Maka setelah acara ini, mulai besok mari kita maksimalkan program direct selling dan silaturrahim kita," ujar Hariyanto menyemangati peserta.
Sementara itu, salah seorang peserta Siti Ilisadah (56 tahun) yang sudah memiliki 3 cucu mengatakan dia ikut acara tersebut karena instruksi partai.
"Kami di PKS ini kan diajarkan bahwa kami adalah anak-anak panah yang harus selalu siap ditembakkan, selama tidak bermaksiat kepada Allah, kami harus ikuti perintah," ujar warga Paya Bakung, Hamparan Perak, Deli Serdang.
Ketika ditanya apakah tidak takut badan sakit-sakit karena usia yang sudah tidak muda, katanya tidak.
"Yang penting jaga hati biar ikhlas, kami menyakini, semua yang kami kerjakan bersama partai ini adalah amal kebaikan kami, pasti dibalas Allah," ungkap Siti seraya menambahkan bahwa dia berangkat sejak sebelum Subuh dari rumahnya.

Post a Comment

 
Top