GuidePedia

0

Setelah Sandiaga Salahuddin Uno memutuskan maju bersama Prabowo Subianto di Pilpres 2019 lalu, ia pun harus mundur dari kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Namun, sejak ditinggal wakilnya Oktober 2018 lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, belum juga memiliki ‘pasangan’ baru.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
Padahal, Anies menegaskan, dirinya siap bekerja dengan siapapun Calon Wakil Gubernur (Cawagub) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang nanti dipilih oleh DPRD DKI Jakarta.
Karena ia menilai, partai politik pengusung dirinya di Pilgub lalu, dan DPRD DKI akan serius mempertimbangkan nama-nama yang diajukan, antara lain Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.
“Mudah-mudahan pertengahan atau akhir Juli ini sidang dimulai, paripurna, dan saya siap untuk bekerja dengan siapa saja yang sudah diusulkan, dan dipilih oleh DPRD,” tutur Anies di Balai Kota, Jakarta, seperti dilansir dari Liputan 6, Senin (8/7).
Masih sendirinya Anies hingga detik ini, karena ia mengaku masih menunggu proses pemilihan Wagub DKI Jakarta oleh DPRD DKI, sebagai yang berwenang.Tetapi Anies mengapresiasi, keingintahuan masyarakat terkait proses pemilihan Wagub. Hal tersebut, menurutnya, akan semakin mendorong pihak terkait untuk menyelesaikan ‘pekerjaan’.
“Harapannya, bergulirnya bisa lancar. Makin sering teman-teman tanya, makin cepat bergerak ‘kan? Jadi terima kasih,” pungkasnya.
Sebelumnya, Sandi pun meminta kepada semua pihak, untuk menghentikan isu bahwa dirinya akan kembali menjabat Wagub DKI, pasca hasil Pilpres 2019 diumumkan.
Karena menurutnya, PKS adalah pihak yang paling layak menduduki kursi Wagub DKI, menggantikannya.
“Wakil Gubernur DKI sudah ditentukan dan diserahkan kepada Partai Keadilan Sejahtera. End of question. No more discussion,” tegasnya, Selasa (23/4).

Post a Comment

 
Top