GuidePedia

0
Dewan dari F-PKS DPRD Kota Malang dan struktural DPD PKS saat menyerahkan bantuan, Selasa (14/4). Foto-foto dokumen.

MALANG-Enam anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) dan struktur DPD PKS Kota Malang bagi-bagi Alat Perlindungan Diri (APD) ke berbagai rumah sakit di Kota Malang, Selasa (14/4). Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 16.00 WIB.
"Bantuan APD ini adalah wujud kepedulian, tanggungjawab dan rasa terima kasih kami kepada tenaga kesehatan," kata Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang Tri Agus Purwono dalam keterangan tertulisnya.
IMG-20200414-WA0150.jpg
Dewan dari F-PKS DPRD Kota Malang dan struktural DPD PKS saat menyerahkan bantuan, Selasa (14/4).
Total ada Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa 190 baju hazmat dan 1000 masker merah putih yang dibagikan. Titik pertama dibagikan untuk Relawan Gerakan Tanggap Bencana (Genta) DPD PKS Kota Malang sejumlah 25 buah APD.
Titik kedua, di Rumah Sakit Unisma Dinoyo dengan jumlah 50 buah APD, titik ketiga berada di Rumah Sakit Aisiyah Sukun sejumlah 50 buah APD, sementara titik ke-empat akan dibagikan ke posko Relawan Malang Bersatu Lawan Corona (MBLC) berlokasi di Klojen sebanyak 50 buah APD dan 1000 masker merah putih, dan titik kelima atau titik yang terakhir rencananya akan diserahkan ke posko relawan di Blimbing.
"Kami menyampaikan apresiasi, penghormatan, dan ucapan terimakasih kepada seluruh tenaga kesehatan di Indonesia khususnya di Kota Malang karena sudah berjuang, rela berkorban mempertaruhkan jiwa, waktu, tenaga dan pikirannya. Sudah sabar dan bekerja keras merawat, melayani untuk kesembuhan dan keselamatan pasien yang terdampak virus corona (covid 19)," katanya.
IMG-20200414-WA0152.jpg
Dewan dari F-PKS DPRD Kota Malang dan struktural DPD PKS saat menyerahkan bantuan, Selasa (14/4).
Dia berharap, ada penanganan dan perhatian lebih serius dari Pemkot Malang, dengan mengalihkan APBD yang besar untuk penanganan virus corona (Covid 19) dan memastikan ketersedian APD untuk tenaga medis."Tentu kita akan sedih dan prihatin jika tenaga kesehatan tidak menggunakan APD yg baik dan standar, karena mereka adalah pejuang
kemanusian, garda terdepan, sehingga harus diperhatikan keselamatan dan kesehatannya," imbuhnya.
IMG-20200414-WA0154.jpg
Dewan dari F-PKS DPRD Kota Malang dan struktural DPD PKS saat menyerahkan bantuan, Selasa (14/4)
Kemudian, dia juga mendorong Pemkot Malang bisa segera bergerak cepat dan tepat untuk terus mendata masyarakat terdampak untuk diberikan jaring pengaman sosial.
"Anggaran yang sudah digeser dan disisihkan perlu dirinci penggunannya dan harus dilaporkan dengan detail, transparan, akuntabel dan berkala kepada DPRD dan masyarakat. Selain itu, dana jaring pengaman sosial (JPS) yang akan diberikan Pemkot Malang harus tepat sasaran, transparan, dan bisa mengcover 20 sampai 30 persen masyarakat yang terdampak dari 300 ribu KK warga yang ada di Kota Malang," pungkasnya.(ads).

Post a comment

 
Top