GuidePedia

0


 

Jelang akhir tahun 2020 yang diwarnai dengan peningkatan intensitas curah hujan, sebagai wilayah yang termasuk kategori rawan bencana banjir, masyarakat yang tinggal di Kecamatan Setu memang harus tingkat  kewaspadaan lebih tinggi. Tercatat 4 desa di wilayah Setu rawan terkena banjir setiap musim penghujan yaitu Desa Ciledug, Lubangbuaya, Burangkeng dan Taman Rahayu. 


Sebagai partai politik yang terkenal dengan kepedulian sosialnya terhadap masyarakat, PKS DPC Setu melakukan langkah antisipatif demi memaksimalkan kemampuan kader-kadernya berkhidmat di saat terjadinya musibah, khususnya banjir dengan menggelar Pelatihan Dasar Pertolongan dan Penyelamatan di Air. Pelatihan dengan peserta lebih dari 50 orang ini digelar di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta Timur, Sabtu ( 21/11 ) 

" Pelatihan ini untuk menguatkan dan menambah ilmu tentang kerelawanan yang sudah amat lazim kita lakukan setiap banjir melanda di wilayah Kecamatan Setu. " Papar Ketua DPC PKS Setu, Ahmad Jajuli pada pembukaan pelatihan. 

Antusiasme para peserta mengikuti pelatihan ini di apresiasi oleh Jajuli sebagai sesuatu yang membanggakan. Sebab sebagai relawan khususnya relawan PKS, memang dikenal eksistensinya di daerah yang terkena bencana hampir di seluruh wilayah di Indonesia, bahkan di luar negeri yang tengah berkonflik. 

" Kader-kader PKS adalah pribadi-pribadi yang selalu hadir secara sukarela untuk membantu orang-orang yang tertimpa bencana dan musibah. Alhamdulillah ini sangat membanggakan kita. " Ungkap Jajuli. 

Pelatihan yang mengundang Human Inisiatif sebagai pemberi materi utama itu berlangsung sejak pagi hingga sore hari meliputi teori dan praktek penyelamatan air yang dilakukan secara bertahap dan berkelompok. 

#maks

Post a comment

 
Top